PATROLI GABUNGAN LANAL TBA, BEA & CUKAI, SATPOLAIR AMANKAN KAPAL PENYELUNDUP PAKAIAN BEKAS
Pada titik koordinat / posisi N.3 derajat.5 menit 28.00 detik dan E. 99 derajat 47 menit.15. 288 detik di wilayah perairan Sei Baru Kab Asahan, Kapal Patroli BC 1508,Patkamla Sea Rider, dan Kapal Satpolair Tanjung balai mengamankan kapal penyelundup pakaian bekas dari malaysia.
” Benar Kapal Patroli Team Gabungan mengamankan sebuah kapal yang bermuatan ballpres yang diduga di Selundupkan dari malaysia pada titik koordinat / posisi N.3 derajat.5 menit 28.00 detik dan E. 99 derajat 47 menit.15. 288 detik di wilayah perairan Sei Baru Kab Asahan “, Ucap Danlanal TBA melalui Pasops Lanal TBA Lettu Laut (P) Arya Meiko
Dikatakannya, adapun yang di amankan Team Gabungan Lanal TBA, Satpolair Tanjungbalai, dan KPPBC TMP-C Teluk Nibung adalah satu buah kapal KM Doa Ibu Gt .31 No 1026/ yang membawa kurang lebih 500 Ballpres, Sabtu (11/7) sekira pukul 04. 00 Wib pagi dini hari.
Team Gabungan terdiri dari Lanal TBA, Patroli Sat Polair Tanjung Balai, , BC Tanjung Balai dan BC Tanjung Balai Karimun.
Team gabungan mengamankan Kapal doa Ibu bermuatan Ball pres di perkirakan kurang lebih 500 BalI Pres dalam keadaan Kandas di Sei Baru Kab. Asahan.
Saat itu Team gabungan melaksanakan Patroli Bersama-sama, dan melihat ada sebuah kapal yang Mencurigakan, sehingga melakukan pengejaran terhadap kapal tersebut,
Ternyata setelah dikejar oleh petugas Team Gabungan, kapal tersebut memasuki perairan Sei Baru, Kec. Tanjung Balai, Kab. Asahan memasuki jalur tikus untuk menyandarkan kapal yang bermuatan pakaian bekas asal Malaysia.
Namun, Saat dilakukan pengejaran oleh Team gabungan, para pembawa barang illegal berupa pakaian bekas sekitar 500 Ballpres, tak lain adalah Crew kapal melarikan diri kehutan Bakau Sei Baru Kab. Asahan.
Untuk proses lebih lanjut dan sambil mengunggu air pasang, dengan pengawalan ketat Team gabungan Ditpolairud dan Bea Cukai, kapal KM Doa Ibu yang bermuatan ballpres, digiring ke Bekawan dan proses lanjutan diserahkan ke Ditjen Bea dan Cukai Belawan.
Editor ( Junaidi )


Komentar
Posting Komentar